RSS feed blog search engine
 

ebookhouses  
Released:  12/29/2010 10:46:40 AM  
RSS Link:  http://ebookhouses.wordpress.com/feed/  
Last View 2/20/2012 2:57:14 PM  
Last Refresh 2/20/2012 2:57:14 PM  
Page Views 491  
Comments:  Read user comments (0)  
Report violation Report a violation or adult content
Save It  



Description:



Tempat Download eBook Islam Gratis


Contents:

Conspiracy

Mujahid seorang pemuda biasa, mahasiswa sebuah universitas di Surabaya, dengan semangat membara berangkat ke Afghanistan dengan niat ikut berjihad melawan invasi Rusia terhadap nagera itu. Belum sempat ikut berperang, kaum mujahidin berhasil mengusir tentara Rusia keluar dari Afghan. Saat itu tepat delapan bulan Mujahid berada di Afghanistan.

Mujahid akhirnya pulang ke kampung halamannya di Lamongan. Ia menikah degnan Nur, gadis pilihan keluarganya. Mereka lalu hijrah ke Denpasar. Di Denpasar, Mujahid membuka usaha wartel yang belakangan lumayan sukses.

Tujuh tahun kemudian, seorang tamu tak dikenal datang mengunjungi Mujahid. Ia mengaku veteran Afghan. Imam Sugiri namanya. Imam Sugiri meminta mengantarnya ke beberapa lokasi yang dikunjung turis-turis asing.

Beberapa minggu kemudian sebuah bom meledak di Bali. Aparat keamanan kalang kabut. Tahu-tahu nama dan foto Imam Sugiri muncul di koran-koran nasional. Mujahid pun ikut kena getahnya, karena polisi menuduhnya ikut terlibat dalam pengeboman itu.

Novel ini memang hanya sebuah karya fiksi. Tapi di dalamnya terungkap banyak fakta tentang sebuah konspirasi yang mengungkung dunia saat ini.

Download : Conspiracy part 1, part 2





Jalan Terindah Sebuah Perjalanan Menuju Allah melalui Shalat

eBook Jalan Terindah merupakan sebuah ebook yang memaparkan tentang shalat. Penegakkan shalat harus diawali dengan sebuah pengetahuan tentang halhal yang menyertainya. Karena amal sedikit dibarengi ilmu pengetahuan, adalah lebih baik daripada amal banyak penuh kebodohan, sehingga pengetahuan mendalam tentang syarat, rukun termasuk adab lahir maupun batin menjadi hal mutlak, bila ingin menapaki perjalanan dalam shalat.

Wudhu merupakan tahap pendahuluan dalam proses penyucian yang agung dengan menggunakan air yang merupakan rahasia kehidupan dan hidup itu sendiri laksana proses penyucian yang dilakukan Jibril kepada Rasulullah dengan menggunakan air suci zamzam dengan membelah dada hingga hilang segala hasud dan dengki, bahkan terisi dengan berbagai ilmu, iman dan hikmah, sehingga bisa diperjalankan dalam Isra dan Miraj, sebuah perjalanan spiritual yang menjadi titik balik kemenangan, setelah diterpa berbagai ujian dalam kehidupan Rasulullah beserta kaumnya pada saat itu.

Proses penyucian dalam wudhu tak sekedar siraman air yang tanpa makna, namun hakikatnya melebihi dari ritualnya itu sendiri, karena wudhu yang sebenarnya merupakan proses pembersihan jiwa dari segala noda dan cela yang dilakukan oleh nafsu nafsu dunia yang telah memperalat tangan, wajah, kepala dan kaki.

Setelah terbersihkan dari segala noda baru si hamba diperbolehkan mulai memasuki halaman halaman untuk menghadiri pertemuan agung dari segala keagungan bahkan jauh jauh melebihi batas keagungan yang terbersit oleh fikiran dan akal manusia itu sendiri.

Kemudian saat undangan suci menuju kemenangan diperdengarkan, maka sang hatipun begitu bergejolak untuk mendatanginya, sekalipun dengan merangkak karena begitu menggelora keinginan rindunya, untuk mendatangi pertemuan dengan Sang Kekasih.

Dengan berpakaian tawadhu dan membuang pakaian-pakaian kesombongan si hambapun tertatih tatih melangkah ke halaman tempat pertemuan dengan penuh kegelisahan akan tertolaknya penghadapannya dan rasa malu yang begitu tinggi, atas ditutupinya keburukan keburukan perangai dan tindak lakunya, dengan pakaian hijab malakut oleh Sang Kekasih, sehingga orang lain tidak mengetahui kejelekannya.

Kemudian, ditengah keputusasaan dan harapan akan rakhmat dan kasih sayang yang begitu agung dari Sang Kekasih, si hamba mulai berdiri dengan lurus, menghadapkan wajahnya kepada Sang Kekasih dan menutup semua kekerdilan kekerdilan di belakangnya, hanya satu menatap Sang Maha Agung dari Segala Keagungan Yang Ada, hingga terbukalah pintu pertama saat lisan terbata bata berucap, Allahu Akbar ( Allah Maha Besar ), kemudian si hambapun melangkah dengan penuh rasa malu, dan tawadhu karena melihat keagungan yang belum pernah tergambarkan oleh dirinya.

Iapun terus menerus memuji muji Sang Kekasih, karena telah memberi perkenan-Nya untuk masuk, karena sesungguhnya tanpa perkenan-Nya ia termasuk golongan setan yang terkutuk. Iapun tersungkur jatuh tak tersadarkan diri, karena begitu ngeri yang tanpa batas melihat kengerian di hari yaumid diin, kemudian Sang Kekasihpun melimpahkan limpahan rakhmat-Nya hingga si hamba diberi kemampuan untuk memohon supaya digolongkan ke dalam orang-orang yang beruntung dan bukan golongan orang orang yang sesat

Demikianlah, si hamba terus melangkah dan melangkah sampai mendengar dan menyaksikan semua sujud dan tasbihnya semua makhluk di langit dan bumi hingga iapun terjatuh dan terjatuh lagi karena tidak sanggup melihat keagungan dan keluasan yang ia saksikan.

Download : eBook Jalan Terindah





Kado Pernikahan

Oleh: Mohammad Fauzil Adim

(Penulis buku terlaris ‘Kupinang Engkau dengan Hamdalah’, ‘Indahnya Pernikahan Dini’, ‘Mencapai Pernikahan Barokah’, ‘Agar Cinta Bersemi Indah’)

Suatu saat, seorang akhwat bertanya kepada saya. Pertanyaannya sederhana, akan tetapi tidak mudah bagi saya untuk dengan tepat menjawabnya. Saat itu akhwat kita ini mengajukan pertanyaan retoris, pertanyaan yang seolah-olah tidak membutuhkan jawaban, akan tetapi sekarang saya bisa merasakan bahwa ada hal yang diam-diam menjadi masalah. Saya bisa merasakan, ada sesuatu yang sedang berlangsung namun tidak banyak terungkap karena berbagai sebab.

Ketika itu, akhwat tersebut mengajukan pertanyaan yang pada intinya adalah: Apa yang menghalangi ikhwan-ikhwan itu meminang seorang akhwat? Mengapa ikhwan banyak yang egois, hanya memikirkan dirinya sendiri?

Apa yang menghalangimu untuk mempersunting seorang istri, sedang Allah letakkan kebaikan besar di dalamnya?

Apa yang menghalangimu untuk menyempurnakan setengah dari agama ini dengan menikah, sedang engkau merasa beriman kepada-Nya?

Apa yang engkau takutkan dengan pernikahan, sedangkan Allah dan Rasul-Nya telah memberi bimbingan untuk merawat dan menjadikannya indah.

Buku ini adalah ikhtiar untuk keindahan, keagungan dan kemuliaan perkawinan. Di dalamnya, ada tuntunan yang bisa kita pegang dan ilmu yang bisa kita terapkan.

Insya AllahBuku ini meramu pengetahuan yang sangat dibutuhkan oleh pengantin baru serta mereka yang ingin menyegarkan kembali pernikahannya agar lebih bermakna. Dikemas dengan bahasa yang mengalir, lincah dan cerdas, Kado Pernikahan untuk Istriku menjadi bacaan yang paling diminati pasangan suami-istri semenjak terbit pertama kali tahun 1998.

Terdiri dari tiga jendela, buku ini menghadirkan tuntunan Islam dengan penuturan yang menggugah. Jendela pertama menyajikan uraian tentang berbagai masalah sebelum menikah. Ada pembahasan meminang, pertimbangan untuk mengiyakan atau menolak pinangan, membedakan antara menyegerakan dan tergesa-tergesa hingga soal perintah agama untuk memudahkan perkawinan dan meringankan mahar.

Bagi pengantin baru, tentu sangat perlu membaca jendela kedu. Dimulai dengan pembahasan tentang akad nikah, menemukan bahasa penting bagaimana malam zafaf atau Malam Pertama. Tuntunan Islam membimbing agar malam pertama berlalu dengan barakah dan sekaligus mengguratkan kesan yang sangat mendalam. Jangan lupa, ada bab penting tentang berhias serta bagaimana memelihara kemesraan suami istri, sehingga hubungan intim tetap indah sekalipun anak sudah tiga.

Jendela ketiga penting untuk siapa saja yang ingin memelihara cinta dan perkawinan. Di dalamnya ada bahasan cerdas tentang komunikasi suami-istri, termasuk bagaimana mengelola konflik agar berakhir dengan kebaikan.

Tulisan di atas adalah kutipan dari buku yang berjudul Kado Pernikahan untuk Istriku. Penulisnya adalah Mohammad Fauzil Adhim. Diterbitkan oleh Mitra Pustaka.

Download : eBook Kado Pernikahan





Kisah Para Peminang Bidadari

Para syuhada di lembah (tepi) sungai dekat pintu surga dalam bangunan berkubah berwarna hijau. Rezeki mereka datang dari surga setiap pagi dan petang. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Sesungguhnya akhir hidup yang paling indah adalah mati dengan menyandang syahdadah Allah. Mati berkalang tanah bersimbah darah dalam medan perang karena memuliakan Allah dan Rosul-Nya. Dien dan orang-orang yang beriman. Dan kematian yang paling jelek adalah kematian di atas pembaringan karena tidak berjihad sebagaimana layaknya kematian seekor unta di dalam kandangnya. Singa-singa itu telah keluar dari kandangnya berjalan menuju medan perang menerkam mamgsanya.

Para peminang bidadari ini telah terbang menuju mejan jihad menerjang badai menahan arus memerangi orang-orang kafir demi mendapat syahadah. Biarlah badan berlumur darah, berkalang tanah, atau badan hancur luluh lantah tulang belulangnya karena berperang menyambut seuran dari Rob-Nya Yang Maha Perkasa.

Buku ini menyajikan kisah-kisah para syuhada peminang bidadari yang telah mendahului kita mendapt rahmat-Nya terbang di Jannah di dalam rongga burung hijau, telah merasakan nikmatnya Jannha dan telah bermesraan dengan kekasihnya Lubah dan amul Mardhiyah.

Download : Kisah Para Peminang Bidadari





Laskar Mawar Barbara Victor

“Kalian adalah laskar mawarku yang akan meluluhlantakkan tank-tank Israel!” seru Yasser Arafat, pada pagi hari, 27 Januari 2002.

Bangsa Palestina dikenal sebagai bangsa yang gigih dan tabah menjalani perjuangannya mencari kemerdekaan melawan Zionis Israel yang telah menduduki negeri mereka. Bahu-membahu tak terkecuali kalangan wanitanya.

Kegigihan perempuan Palestina bahkan sudah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun lalu ketika negara Yahudi berdiri. Pada 1921, misalnya, wanita Palestina mendirikan Persatuan Wanita Palestina untuk menghadapi gerakan zionisme dan rezim imperialis Inggris, yang mendukungnya. Sejak masa itu, dengan pembentukan komite bantuan dan menghimpun bantuan bagi para pejuang Palestina, wanita Palestina membantu dan menggalakkan perjuangan dan jihad.

Dalam era kebangkitan bersenjata yang dipimpin oleh Izzuddin Qassam pada 1930 hingga 1935, saat itu, wanita Palestina memainkan peran penting dalam mendorong kaum pria untuk berjihad dan meneruskan perjuangan. Pada 1936, wanita Palestina turut berjuang secara langsung berhadapan dengan kaum zionis yang bersenjata. Mereka berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka sebagai bangsa Palestina.

Adalah Fatimah Ghazalah, seorang wanita Palestina, yang dikabarkan sebagai perempuan pertama Palestina yang syahid pada tahun itu. Setelah itu tak terhitung lagi berapa banyak generasi penerus Fatimah yang menyusul syahid. Hingga saat ini!

Sewaktu PLO dibentuk pada 1964, perempuan Palestina juga terlibat. Mereka ikut berjuang dengan mengorganisir komite khusus perempuan dalam PLO. Tak terkecuali dalam gerakan intifadhah rakyat Palestina, wanita masuk ke gelanggang perjuangan dengan keberaniannya. Saat intifadhah pertama meletus di bumi Palestina pada 1987, mereka bersama-sama melawan rezin pendudukan Israel. Padahal, sebagai ibu, mereka juga harus mengurusi keluarganya.

Masih teringat, ketika rakyat Palestina melawan penindasan Zionis dengan mengirim pasukan pengebom bunuh dirinya ke kota-kota di Israel. Ada dari mereka adalah wanita. ”Kalian adalah Laskar Mawarku yang akan meluluhlantahkan tank-tank Israel!” Begitu seru almarhum Yasser Arafat, pendiri PLO yang juga Presiden Palestina, pada pagi 27 Januari 2002. Dan, sore harinya, untuk pertama kalinya seorang perempuan Palestina melakukan aksi bom bunuh diri.

Pada hari itu, Wafa Idriss (28 tahun), seorang perawat Bulan Sabit Merah menyusup ke sebuah distrik perbelanjaan di Yerusalem Jaffa Road. Dia menyongsong kematiannya secara syahid dengan meledakkan bom bunuh diri. Setelahnya, hampir setiap bulan, Israel diguncang bom bunuh diri yang diikirim para mawar Palestina. Kita mengenang syuhada Dareen Abu Aysheh, Ayat Akhras, Andaleeb Takafka, Hiba Daraghmeh, Hanadi Tayseer Jaradat, Reem Saleh al-Rayasha, Zeinab Abu Salem, Mervat Masaoud, dan Fatima Omar Mahmud Al-Najar.

Perjuangan mereka tak pernah lekang dikenang. Semangatnya terus mengalir menggelorakan Fatimah-Fatimah yang lain sebagai mawar perjuangan bangsa Palestina.

Download : Laskar Mawar





eBook Etika Muslim Sehari-Hari

eBook Etika Muslim Sehari-Hari (Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan) ini berisi :

* Etika Tidur dan Bangun
* Etika (Adab) Buang Hajat
* Etika Berpakaian dan Berhias
* Etika di Jalanan
* Etika Memberi Salam
* Etika Minta Izin
* Etika Majlis
* Etika Berbicara
* Etika Berbeda Pendapat
* Etika Bercanda
* Etika Bergaul Dengan Orang Lain
* Etika di Masjid
* Etika Membaca Al-Quran
* Etika Berdoa
* Etika Makan dan Minum
* Etika Bertamu
* Etika Menjenguk Orang Sakit
* Etika Janazah dan Taziah
* Etika Safar (Bepergian Jauh)
* Etika Nasihat
* Etika Berkomunikasi Lewat Telepon
* Etika Pengantin dan Pergaulan Suami-Istri
* Etika di Pasar
* Etika Bertetangga

Semoga bermanfaat. Amin

Download : eBook Etika Muslim Sehari-Hari




Home  
 
 




Privacy Policy